|
Masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang macam mengaum. Amien Rais, 64 tahun, agaknya paham benar pepatah itu. Bulan puasa ini, Ketua MPR RI itu memang rajin bersilaturahmi mendatangi siapa saja. Curi start, nih? Amien hanya mesem. "Beginilah susahnya jadi politikus seperti saya ini. Selalu dicurigai. Padahal, dari dulu saya paling senang ceramah di mana pun. Saya ndak gusar dibilang terlalu lincah datang kemana-mana," katanya.
Banyak tempat yang disambanginya, mulai safari ke stasiun televisi, media, sampai ke kelompok anak muda, Slank, dua pekan silam. Bermacam pula aksinya. Di depan Slankers—fans kelompok musik itu—dia fasih mendendangkan lagu-lagu Slank. Hebat, ya. Apa resepnya? Rupanya, sebelum datang ke sana, dia sempat ngebet melihat koleksi kaset salah satu anaknya yang doyan betul lagu-lagu Slank. "Saya sering mendengarkan lagu-lagu Slank punya dia," katanya sambil mesem-mesem.
Di lain hari, dia muncul di tempat yang beda. Termasuk datang ke kantor majalah ini. Nah, lain khalayak, lain pula yang disampaikannya. Tak ada keraguan, di sini Amien bicara soal pemilu tahun depan, termasuk langkah-langkah yang dikerjakannya untuk itu. Rupanya, kali ini ia mau blak-blakan. "Menjual wajah kita ke rakyat kecil bukanlah pekerjaan mudah. Macam-macam sudah saya lakukan," ujarnya sambil tertawa.
|