Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 37/XXXII/10 - 16 November 2003
   
Pokok dan Tokoh

El Manik

Masuk bulan Ramadan kali ini, tak terasa sudah sepuluh tahun El Manik, 54 tahun, menjadi muslim. "Saya selalu sedih sekaligus geli mengenang masa lalu sebelum menjadi mualaf," katanya. Kok begitu? Kenangan itu, kata dia, berawal dari pengalamannya ketika bermain dalam film Titian Serambut Dibelah Tujuh, 22 tahun silam.

Dalam salah satu adegan, Chaerul Umam, sang sutradara, meminta Manik membaca Ayat Kursi. Padahal saat itu Manik belumlah menjadi muslim. "Seperti menghafal skenario, saya menghafal ayat itu tanpa tahu artinya," tuturnya. Tapi ternyata pengalaman itu amat berharga. Setiap kali didapuk menjadi imam, kini ia selalu membacakan ayat itu. "Ayat Kursi menjadi ayat favorit yang selalu saya baca setiap salat. Itu ayat kenangan," kata Manik, yang naik haji tujuh tahun lalu.

Mieke Wijaya

Musim kampanye belumlah tiba. Tapi Mieke Wijaya, 63 tahun, Ketua Departemen Seni-Budaya DPP PPP, sudah punya rencana besar. Katanya, selama masa kampanye, dia akan mengosongkan kegiatan syuting. Begitu bersemangat, apatah pasal? Rupanya, dia amat terkesan dengan kampanye yang dijalaninya lima tahun silam.

Saat itu, dia mengaku dalam sehari pernah berada di tiga tempat berbeda. Kelincahan juru kampanye partai berlambang Ka'bah ini tak kalah dengan yang muda-muda. Bahkan suatu ketika Mieke tidak bisa keluar dari mobil ke tempat kampanye karena kerumunan massa. "Terpaksa saya keluar lewat jendela dan naik ke atas kap mobil, berkampanye, " katanya sambil tergelak.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data