|
B ulan Ramadan memang penuh berkah. Di bulan fitri ini, Dian Sastro, 20 tahun, ketiban rezeki nomplok. Sebuah produk elektronik kondang di Asia mendapuknya menjadi bintang iklan. Nilai kontraknya? Selama setahun, dia dibayar dengan rupiah yang jumlah nolnya menggelinding banyak. "Enggak etis kalau saya sebutkan. Yang jelas, bayarannya memuaskan," katanya tersenyum puas.
Alasan perusahaan ini memilih Dian bukan semata karena tampang dan kulitnya yang bening. Dia dianggap bisa mewakili citra anak muda yang energetik, dinamis, dan cerdas. "Aku justru kaget mereka memilihku. Ini tantangan," ujarnya.
Tantangan itu yang sekaligus merepotkannya. Bukan apa-apa. Biarpun cantik, dia agak terbelakang dalam soal teknologi. "Aku ini gap-tek, gagap teknologi," ujarnya terkekeh. Tapi itu tak berlangsung lama. Setelah kebat-kebet mempelajari produknya itu, kini dia fasih membicarakan teknologi aneka barang elektronik.
|