Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 36/XXXII/03 - 9 November 2003
   
Pokok dan Tokoh

Risi Udel

D iam-diam Menteri Agama RI, Prof. Dr. Said Agil Munawar, menggemari tayangan sahur yang marak di televisi selama bulan puasa ini. "Maklum, remote televisi dikuasai anak saya. Setiap pagi yang ditonton acara itu. Lama-lama saya terbiasa dan senang juga melihat Ulfa. Ramai kalau bawain acara," tutur Said. Kegemaran sang Menteri menyimak acara Ramadan di layar kaca bukan semata lantaran kesengsem pada lemparan guyonan pembawa acaranya, tapi juga penampilan sejumlah artis cantik di layar kaca. Apalagi ada fenomena menarik: selama Ramadan, semua artis wanita menutup aurat alias berjilbab atau berkerudung. "Ini patut kita syukuri. Padahal biasanya kita risi melihat mereka, yang sering kali—mohon maaf—istilahnya 'merdel' atau pamer udel," kata Said, terkekeh.

Namun, sang Menteri buru-buru menambatkan harap agar aksi tidak mengumbar aurat kaum hawa itu seharusnya juga berlanjut setelah bulan suci. "Saya yakin, acara televisi tidak akan ditinggalkan pemirsa walau tidak ada 'merdel'. Tinggal artisnya, apa mau mereka bertekad tidak pamer aurat. Betul?" Said menambahkan.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
26/XXXVII/18 - 24 Agustus 2008

 

Berita lainnya

Ketinggian Pohon Punya Batas - 21 Ags 2008 | 22:57 WIB
Polisi Jawa Barat Ingatkan Pelaku Pembajakan - 21 Ags 2008 | 22:56 WIB
Susyana Rebut Perunggu - 21 Ags 2008 | 22:43 WIB
Kontras Desak Semua Saksi Peradilan Muchdi Dihadirkan - 21 Ags 2008 | 21:43 WIB
Terlibat Pidana, 15 Polisi Terancam Dipecat - 21 Ags 2008 | 21:25 WIB
Kualitas Laporan Keuangan Daerah Makin Buruk - 21 Ags 2008 | 21:19 WIB
Rio Tinto Tunggu Persetujuan Pemda dan DPR - 21 Ags 2008 | 21:18 WIB
Partai Politik Segera Dapat Dana Bantuan Pemerintah - 21 Ags 2008 | 21:12 WIB
Polisi Cokok Dua Jaringan Narkoba Afrika - 21 Ags 2008 | 21:06 WIB
KPU Tak Punya Aturan Tentang Kepala Desa yang Jadi Calon Legislator - 21 Ags 2008 | 20:59 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data