|
D iam-diam Menteri Agama RI, Prof. Dr. Said Agil Munawar, menggemari tayangan sahur yang marak di televisi selama bulan puasa ini. "Maklum, remote televisi dikuasai anak saya. Setiap pagi yang ditonton acara itu. Lama-lama saya terbiasa dan senang juga melihat Ulfa. Ramai kalau bawain acara," tutur Said. Kegemaran sang Menteri menyimak acara Ramadan di layar kaca bukan semata lantaran kesengsem pada lemparan guyonan pembawa acaranya, tapi juga penampilan sejumlah artis cantik di layar kaca. Apalagi ada fenomena menarik: selama Ramadan, semua artis wanita menutup aurat alias berjilbab atau berkerudung. "Ini patut kita syukuri. Padahal biasanya kita risi melihat mereka, yang sering kali—mohon maaf—istilahnya 'merdel' atau pamer udel," kata Said, terkekeh.
Namun, sang Menteri buru-buru menambatkan harap agar aksi tidak mengumbar aurat kaum hawa itu seharusnya juga berlanjut setelah bulan suci. "Saya yakin, acara televisi tidak akan ditinggalkan pemirsa walau tidak ada 'merdel'. Tinggal artisnya, apa mau mereka bertekad tidak pamer aurat. Betul?" Said menambahkan.
|