|
Mengingat dan Melupakan 11 September
HOLLYWOOD. Inilah kerajaan fiksi. Orang-orangnya menciptakan fiksi buat menunjang gaya hidup mereka yang penuh gebyar. Dongeng mereka yang berpendar di layar lebar menerbangkan masyarakat global ke dunia mimpi. Membius, memaksa mereka melakoni hidup di layar lebar dalam kehidupan sehari-hari.
Tapi sekonyong-konyong dunia berubah: 11 September, menara kembar World Trade Center, New York, runtuh dihantam pesawat komersial. Ada yang menyalahkan Hollywood yang terlalu doyan menjual kekerasan di layar putih, ada yang mengkritik kelambanannya merespons peristiwa itu secara cerdas. Semua mesti direkam, ditafsirkan kembali, sebelum akhirnya—mungkin—dilupakan sama sekali.
|