|
R ancangan undang-undang KUHP banyak mengundang geram. Tak terkecuali penulis cerpen yang lagi kondang, Jenar Maesa Ayu, 31 tahun. Keberatan Nai—panggilan akrabnya—tentu ada sebabnya. Dia bilang, selain pasal-pasal dalam rancangan undang-undang itu dianggap menghambat kreativitas, yakni soal pornografi, dia juga agak senewen dengan pasal-pasal tentang hubungan sesama jenis. "Soal homoseksual kan persoalan pribadi," ujarnya.
Gerah dengan keadaan itu, Nai akhirnya punya niat melakukan demo istimewa ke Gedung DPR RI di Senayan, menemui anggota Dewan dengan bertelanjang dada. "Ketelanjangan itu tidak selalu berarti pornografi," katanya. Niat itu pun mendapat dukungan dari teman-temannya, seperti Hudan Hidayat dan Julia I. Suryakusuma.
Namun, belakangan ide itu menemui banyak persoalan. Yang paling berat, tentangan dari suami. "Sebagai istri, saya harus menenggang perasaannya," tuturnya. Jadi, batal dong demonya itu? Nai tak mau memberi jawaban pasti. "Ya, kita lihat saja nanti," ujarnya sambil berharap RUU itu tidak jadi disahkan.
|