Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 33/XXXII/13 - 19 Oktober 2003
   
Laporan Khusus

Hanya Ada Satu Kata: Lawan!

Pernahkah kita menyelami apa yang diinginkan oleh para pengebom ini? Syahdan, mereka merasa memiliki tujuan dalam hidup. Menata sebuah kehidupan yang ”damai”. Tetapi damai bagi orang-orang ini menjadi sebuah konsep yang paradoks. Damai dan hidup di antara asap mesiu.

Nama-nama seperti Imam Samudra, Amrozi, atau Muchlas, yang sudah divonis hukuman mati karena terbukti menjadi otak pengeboman di Legian, 12 Oktober setahun silam, pada akhirnya menjadi tak terlalu penting. Bahwa sudah ada sekitar 200 orang tersangka kelompok Jamaah Islamiyah—kelompok yang dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh PBB—ternyata masih ada ratusan atau mungkin ribuan orang yang membelah dunia ini menjadi ”kita” dan ”mereka” seperti Imam Samudra.

Bali dibom bukan karena Bali, demikian pengakuan Imam di dalam buku hariannya. Lalu diungkapkan alasan berbagai kekecewaan sejarah yang kemudian menjadi justifikasi pada teror yang akhirnya kita kenal sebagai bagian dari hidup kita di negeri ini. Sejak peristiwa setahun silam, yang sebelumnya sudah didahului oleh serangkaian bom di hari Natal, dan kemudian disusul oleh bom Marriott tahun ini, kita kemudian bertekad dalam doa yang diam: kita tak akan bisa diteror.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data