Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 33/XXXII/13 - 19 Oktober 2003
   
Laporan Khusus

Potret Bisnis Wisata Pasca-Bom Bali

Anjloknya arus wisatawan asing ke Bali pasca-tragedi bom 12 Oktober 2002telah mengakibatkan efek berantai pada perekonomian Pulau Dewata. Efekitu ibarat tetesan air di tempayan. Tetesan pertama akan membuat riak,tetesan berikutnya menjadikan riak itu lebih luas dan seterusnya, hingga riakmerata ke seluruh permukaan tempayan.

UNDP, USAID, dan Bank Dunia dalam publikasinya berjudulBali Beyond the Tragedy. Impact and Challengesfor Tourism-Led Development in Indonesia menampilkan dampak berantai itu,seperti tecermin dalam beberapa data berikut ini.

Kedatangan Wisatawan

Setelah ledakan bom, jumlah turis ke Bali merosot tajam. Penurunannyalebih besar dibanding saat kerusuhan Mei 1998 ataupun tragedi 11September 2001 di Amerika Serikat. Memasuki tahun 2003, aliran turis meningkat,bahkan sempat mendekati angka kedatangan turis tahun 2000. Namun,wabah SARS dan perang di Irak kembali menurunkan jumlah wisatawan yangdatang ke Pulau Dewata.

Tingkat Hunian Hotel

Seiring dengan berkurangnya wisatawan, tingkat hunian hotel punanjlok. Untuk hotel berbintang lima, tingkat hunian menyusut dari 75 persen ke20 persen atau lebih rendah dari itu. Sedangkan tingkat hunian hotelberbintang satu anjlok di bawah 10 persen. Terhitung sejak Desember 2002hingga Maret 2003, tingkat hunian mulai membaik. Tingkat hunian hotelberbintang lima mulai stabil pada angka 40 persen, sedangkan hotel bintang satusampai empat stabil pada level 10-30 persen.

PendapatanPedagang

Para pedagang, baik yang berjualan di kawasan pantai maupun di pasar-pasar, mengalami penurunan keuntungan lebih dari 60 persen pada kurun waktu enam bulan setelah terjadi ledakan bom.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data