Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 32/XXXII/06 - 12 Oktober 2003
   
Pokok dan Tokoh

Masih Ditawar

S epulang dari Thailand, Baby Jim Aditya, 40 tahun, terperangah. Di sana, perempuan aktivis HIV/AIDS ini mengaku takjub dengan perlakuan pemerintah dan pemuka agama di Negeri Gajah Putih itu terhadap pengidap virus mematikan tersebut. Satu yang membuat tercengang. Di Lopburi, terdapat sebuah patung Buddha raksasa yang di sekelilingnya penuh dengan kantong yang berisi abu jenazah pengidap AIDS. Jumlahnya sekitar 10 ribu kantong.

Bagi Baby Siti Salamah, nama ketika masih gadisnya, hal itu merupakan sebuah kerendahan hati dari pemuka agama di sana. "Mereka bisa menerima pengidap HIV/AIDS," katanya. Selain itu, pemerintah di sana tengah membangun semacam rumah sakit besar yang mampu menampung sekitar 10 ribu pasien.

Namun, setiba di negeri sendiri, hatinya menciut lagi. Saat memberikan penyuluhan kepada murid sekolah dan mahasiswa di beberapa daerah, sikap para peserta masih seperti biasanya alias banyak main-mainnya. Hal yang lebih parah terjadi saat melakukan penyuluhan di tempat lokalisasi. Eh, bukannya target interes terhadap materi yang didapatinya. Pria-pria hidung belang malah mendekatinya. "Lagi-lagi, mereka menawar gue," katanya.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data