Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 31/XXXII/29 September - 05 Oktober 2003
   
Daftar berita Investigasi
Saham-Saham Gelap Kebon Sirih
SEPERTI halnya yayasan Bulog dan militer, Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia (YKKBI) adalah sebuah bukti keras: betapa kemaslahatan pegawai selalu saja dijadikan dalih buat para petingginya untuk meraup kekayaan secara tak patut. Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan menunjukkan, dana Rp 2 triliun lebih yang ditanamkan YKKBI melalui sejumlah investasi telah digerogoti berbagai ketidakefisienan. Praktek korupsi-kolusi yang berkembang subur di kantor bank sentral di Kebon Sirih membuat nasib sejumlah anak perusahaannya—yang bergerak dari pabrik kertas uang sampai kebun kentang—jadi tak tentu rimbanya. Kini mulai terungkap, dalam proyek-proyek buncah uang yang dikelolanya, saham gelap milik petinggi Kebon Sirih ternyata ramai bertebaran.  
Beringin Keropos
 
Mati Suri di Kudus
Taipan Tomy Winata berancang-ancang menyuntik modal ke Pura Binaka Mandiri. Siapa pemilik sebenarnya 7 persen saham pabrik kertas uang itu?  
Tinggal Semak-Belukar
Demi kesenangan para petingginya, bank sentral membeli saham 11 lapangan golf senilai Rp 3,4 miliar. Semiliar rupiah lainnya amblas di proyek pabrik bola golf.  
Satu Mandor Satu Motor
Dikelola secara tak efisien, kebun kentang YKKBI amblas menyisakan rugi Rp 1,8 miliar.  
 
 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data