|
Mimpi-mimpi Pelipur Lara
Jika Anda melihat seorang budak bermimpi tentang kebebasan, bangunkanlah. Suruh ia memandang kenyataan, berjuang mewujudkan mimpinya. Khalil Gibran, si empunya kalimat itu, penyair asal Lebanon itu, memang idealis. Mimpi--di mata Gibran--tak pantas menggantikan realita. Tapi di Amerika Latin, jika kenyataan menyakitkan, telenovela obat penawarnya. Kisahnya seperti Cinderella, happy end. Ikuti liputan wartawan TEMPO ke salah satu stasiun telenovela di Bogota, Kolombia, dapur produksi telenovela ngetop: Betty La Fea.
|