Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 27/XXXII/01 - 7 September 2003
   
Indikator

Ragu Amerika Mau ’Membagi’ Hambali

Mampukah pemerintah membawa Hambali ke Indonesia dalam waktu dekat?
(22 - 29 Agustus 2003)
Ya
8,1%52
Tidak
88,8%569
Tidak tahu
3,1%20
Total100%641


Amerika Serikat membawa Hambali, yang diduga sebagai pentolan Jamaah Islamiyah, ke negaranya setelah tertangkap di Ayutthaya pada 11 Agustus lalu. Padahal, di Asia, dia juga paling dicari karena diduga terlibat teror di kawasan ini. Di Indonesia, malah polisi menuduhnya terlibat dalam hampir semua aksi peledakan sejak bom malam Natal 2000 sampai bom JW Marriott, 5 Agustus lalu.

Hambali kecil kemungkinan akan bisa dibawa ke Indonesia, setidaknya dalam waktu dekat. Selain kedua negara tak punya perjanjian ekstradisi, Amerika berkepentingan dengan Hambali dalam hubungannya dengan—yang diyakini—jabatannya sebagai wakil Al-Qaidah di Asia Tenggara. Bagi Amerika, dia buron penting kedua dalam kasus serangan terorisme 11 September 2001, setelah pemimpin Al-Qaidah, Usamah bin Ladin.

Hasil jajak pendapat di Tempo Interaktif sepekan lalu meragukan kemampuan pemerintah untuk bisa membawa pria asal Cianjur, Jawa Barat, itu ke Tanah Air.





Indikator Pekan Ini:
Pemerintah akan memberlakukan wajib uji kir bagi pemilik kendaraan pribadi, roda dua dan roda empat. Rencananya, aturan itu akan diberlakukan pada awal 2004. Selama ini, wajib uji kir hanya diberlakukan bagi kendaraan umum. Pro dan kontra timbul. Pengalaman sebelumnya, biaya kir jadi mahal akibat maraknya praktek percaloan. Kalau aturan itu diberlakukan untuk mobil pribadi, dikhawatirkan ini menjadi lahan pungutan liar baru. Selain itu, uji kir dinilai lebih sebagai formalitas belaka. Pada kenyataannya, banyak kendaraan umum yang sebenarnya tak layak jalan tetap bisa melenggang di jalan raya. Kemukakan pendapat Anda lewat www.tempointeraktif.com.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data