|
Pejuang Kemerdekaan yang Berontak
|
|
Beureueh, Pemberontakan dengan Sebab Klasik
Daud Beureueh adalah potret kecil dari konflik Aceh yang berkepanjangan. Kisah ulama yang dikhianati, kisah perlawanan daerah terhadap kekuasaan pusat yang mengekang.
|
|
Cumbok, Sepotong Sejarah Gelap
|
|
Gerilya dari Rumah Kulit
Mengagungkan zaman Iskandar Muda, Daud Beureueh menggelar pemberontakan di Aceh. Dia turun gunung dengan memendam kecewa.
|
|
Diplomasi tanpa Todongan Bedil
Kolonel Mohammad Jasin berhasil meredam pemberontakan DI/TII Aceh. Strategi utamanya lewat propaganda dan merebut hati Teungku Muhammad Daud Beureueh.
|
|
Perlawanan dalam Sejarah Nanggroe Aceh Darussalam
|
|
Batu Cadas dari Beureunen
Aceh melahirkan Daud Beureueh, seorang ulama besar, pemimpin dan "pemberontak" nomor wahid yang disegani kawan dan lawan. Dia menegakkan harkat negerinya melalui jalan perang, jalan damai, serta teladan hidup nyaris tak bercacat.
|
|
Ayah dan Kakek yang Lurus Hati
|
|
Ikon Perlawanan Orang Aceh
|
|
Patahnya Setangkai Payung
Sukarno memuji Aceh sebagai daerah modal. Karena tak tepati janji, Daud Beureueh memilih Darul Islam.
|
|
Dalam Sangkar Emas Republik
Diambil dari Aceh, Teungku Daud Beureueh diasingkan di Jakarta, dalam sebuah rumah megah yang menyerupai penjara.
|
|
Gunung Emas yang Raib
|
|
Daud Beureueh, Negara Kolonial, dan 'Uleebalang'
|
|
Jejak Penaklukan, Jejak Perlawanan
|
|
Snouck Hurgronje, Mekah, dan Aceh
Di Mekah Snouck Hurgronje menyaksikan spirit perlawanan jemaah haji asal Aceh. Datang ke Hindia-Belanda, ia memberikan nasehat untuk pemerintah kolonial.
|
|
Tentang Keris Ketemu Tutup
|
|
Ziarah ke Tengah Leiden
|
|
Riwayat Orang Asing di Tanah Rencong
|
|
Gagalnya Sang Orientalis
Dua dari empat perang Aceh gagal total. Salah peta, bedil baru, kapal bobrok. Rumusan Snouck tak sepenuhnya bisa menaklukkan Aceh.
|
|
Dari Lada ke Kalam Allah
|
|
Aceh: Islam dan Nasionalisme
|
|
Peringatan Van der Eng
Perang berlarut-larut merugikan ekonomi Indonesia. Kemunduran ekonomi Aceh sendiri sungguh menyedihkan.
|
|
Aceh Dulu, Aceh Sekarang: Sejarah Berkepul Asap, Berlumur Darah
|
|
Gerakan Separatis Belum Usai
PADA usia 58 tahun, Indonesia masih menghadapi gerakan separatis. Sebagian merupakan sisa-sisa pemberontakan sebelumnya.
|
|
Tembaklah Hati, Jangan Tubuhnya
Rakyat yang tak berdosa selalu menjadi korban jika resep Snouck Hurgronje dipakai terus. Adakah solusi manjur untuk meredakan konflik?
|
|
Tragedi Aceh dan Indonesia
|