Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 24/XXXII/11 - 17 Agustus 2003
   
Album

Abdurrahman Wahid, 63 tahun

Kesehatan adalah kado terindah bagi setiap manusia. Tapi, di hari ulang tahun ke-63, bekas Presiden RI Abdurrahman Wahid justru harus "indekos" di Paviliun Supardjo Rustam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Bukan karena stroke-nya kumat, melainkan kecapaian.

Penyebab kelelahan itu tak lain karena seharian ia mesti melayani tamu yang tiada habis bertandang ke rumahnya. Kepada Sita Planasari dari Tempo News Room, Ahmad Hakim, salah satu ajudan Gus Dur, mengakui tamu mengalir tanpa henti. Di antara yang datang ada Ketua DPR RI Akbar Tandjung, bekas Menteri Lingkungan Hidup Sarwono Kusumaatmadja, serta bekas Menteri Negara Transmigrasi Siswono Yudohusodo.

Namun, bukan Gus Dur jika tidak bandel. Bukannya istirahat total, ia malah mengajak ajudannya jalan-jalan pagi. Padahal ia butuh istirahat total. Menurut Ahmad, Gus Dur mengeluh pegal-pegal badannya karena tidak boleh banyak bergerak.



"Amrozi, yang telah divonis mati, ternyata malah tertawa-tawa. Apa ada ajaran agama yang mengajarkan begitu? Nauzubillah."

Wakil Presiden Hamzah Haz, seusai salat Jumat di Masjid At-Taqwa, Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Jumat pekan lalu..

"Konvensi Golkar cacat karena masyarakat mengetahui citra publik Akbar Tandjung sebagai Ketua DPP Golkar dan Ketua DPR."

Pengamat politik Syamsudin Haris mengomentari ikutnya Akbar Tandjung dalam konvensi Golkar, Selasa lalu..



TEMPO DOELOE

11 Agustus 1934:

Penjara Alcatraz di San Francisco Bay, Amerika Serikat, untuk pertama kalinya menerima tahanan federal.


11 Agustus 1941:


Piagam Atlantik ditandatangani oleh Presiden Amerika Serikat, Roosevelt, dan Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill. Sebuah pernyataan mengecam tindak agresi.

11 Agustus 1954:

Berakhirnya perang Indocina, yang telah berlangsung tujuh tahun, dengan perdamaian antara Prancis dan komunis Vietminh.

12 Agustus 1898:

Perang antara Spanyol dan Amerika berakhir dengan penandatanganan protokol perdamaian. Amerika mendapat Guam, Puerto Riko, dan Filipina. Hawaii pun dianeksasi oleh Amerika.

12 Agustus 1944:

Joseph P. Kennedy Jr. tewas bersama kopilot ketika pesawat Angkatan Laut meledak di atas Inggris. Joseph P. Kennedy adalah anak sulung Joseph dan Rose Fitzgerald Kennedy.

13 Agustus 1792:

Dalam Revolusi Prancis, kelompok revolusioner menangkap dan memenjarakan seluruh keluarga kerajaan.

13 Agustus 1932:

Adolf Hitler menolak jabatan Wakil Kanselir Jerman. Dia mengatakan hanya mau mendapatkan semua atau tidak sama sekali.

13 Agustus 1961:

Berlin terpisah dengan dipasangnya pagar kawat berduri untuk mencegah masuknya pengungsi. Dua hari kemudian tembok Berlin dibangun.

14 Agustus 1917:

Cina menyatakan perang terhadap Jerman dan Austria dalam Perang Dunia I.

14 Agustus 1947:

Pakistan menyatakan kemerdekaannya dari penjajahan Inggris.

15 Agustus 1947:

India merdeka dari penjajahan Inggris, terpecah menjadi dua negara: India dan Pakistan.

15 Agustus 1948:

Republik Korea diproklamasikan.

15 Agustus 1961:

Tembok Berlin mulai dibangun orang pemerintah Jerman Timur.

16 Agustus 1960:

Siprus merdeka dari Inggris.

17 Agustus 1815:

Napoleon mulai hidup dalam pembuangannya ketika dia tiba di Pulau St. Helena.

17 Agustus 1903:

Joseph Pulitzer menyumbang US$ 1 juta ke Columbia University. Dari sinilah namanya mulai digunakan sebagai hadiah Pulitzer untuk jurnalis.

17 Agustus 1945:

Indonesia mengumumkan kemerdekaannya dari penjajahan Belanda.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data