Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 21/XXXII/21 - 27 Juli 2003
   
Album

Bonnie Rollies, 54 tahun

Ada satu kejadian yang tak seorang pun mampu menghindarinya: kematian. Setelah berjuang habis-habisan melawan stroke yang berkepanjangan, akhirnya Raden Bonnie Nurdaya—akrab disapa Bonnie Rollies—mengembuskan napas terakhir di rumahnya, di Jalan Jupiter 3, Margahayu Raya Barat, Bandung, Minggu pekan lalu. Jenazah gitaris dan vokalis grup musik legendaris The Rollies ini dimakamkan di pemakaman keluarga Cibarunyi, Sarijadi, Bandung.

Bonnie memang terkena stroke yang cukup serius. Sebelum meninggal, suami Subur Edianti dan ayah Maret Pratama Nama Sekara ini sempat dirawat di Rumah Sakit Bungsu, Bandung. Namun, karena kondisinya sudah cukup parah, jiwa pria kelahiran Tasikmalaya, 1 November 1948, ini pun tak tertolong lagi.

Sebelumnya, sejumlah musisi Indonesia menggelar acara amal sebagai bentuk kepedulian pada gitaris The Rollies sejak 1970 ini. Acara bertajuk Malam Dana untuk Bonnie Rollies itu berlangsung pada 4 Oktober 2000. Dana Rp 116.936.600 terkumpul dan langsung disumbangkan untuk biaya pengobatannya.

Tapi, manusia berupaya, Tuhan pula yang menentukan.



"Sebenarnya mereka bisa dikenai Pasal 170 KUHP karena melakukan tindak kekerasan, dan ancamannya lima tahun penjara. Anehnya, pasal-pasal pada Undang-Undang Pers sama sekali tidak digunakan."

Ketua Pelaksana Harian Serikat Penerbit Surat Kabar Pusat, Leo Batubara, Rabu pekan lalu, tentang vonis bebasnya penyerang kantor TEMPO.

"Itu amat sangat kecil sekali. Jadi, luar biasa iritnya."

Ketua MPR Amien Rais, Kamis pekan lalu, tentang dana anggaran Sidang Tahunan MPR sebesar Rp 1,1 miliar selama 10 hari pelaksanaan.



TEMPO DOELOE

21 Juli 1831:

Belgia merdeka saat Leopold I menyatakan dirinya sebagai Raja Belgia.

21 Juli 1940:

Lithuania, Estonia, dan Latvia dicaplok Uni Soviet.

21 Juli 1954:

Konferensi Jenewa memisahkan Vietnam menjadi Vietnam Utara dan Selatan.

23 Juli 1904:

Cone es krim ditemukan oleh Charles E. Menches di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat.

23 Juli 1914:

Austria-Hungaria memberi ultimatum ke Serbia menyusul pembunuhan Archduke Francis Ferdinand oleh orang Serbia. Sengketa ini menyebabkan pecahnya Perang Dunia I.

23 Juli 1952:

Pasukan militer Mesir pimpinan Gamal Abdel Nasser menggulingkan Raja Farouk I.

24 Juli 1847:

Pemimpin Mormon, Brigham Young, dan pengikutnya tiba di lembah The Great Salt Lake, yang sekarang menjadi Utah.

25 Juli 326:

Constantine menolak melakukan upacara pengorbanan tradisi Pagan.

25 Juli 1394:

Charles VI dari Prancis mengeluarkan keputusan untuk pengusiran orang Yahudi dari Prancis.

25 Juli 1564:

Maximilian II menjadi kaisar Romawi.

25 Juli 1587:

Seorang pemimpin Jepang, Hideyoshi, melarang agama Kristen di Jepang dan memerintahkan seluruh orang Nasrani meninggalkannya.

25 Juli 1593:

Raja Henry IV dari Prancis berpindah agama dari Protestan ke Katolik Roma.

25 Juli 1941:

Pemerintah Amerika membekukan seluruh aset Jepang dan Cina.

25 Juli 1943:

Diktator fasis Italia, Benito Mussolini, digulingkan dalam kudeta.

26 Juli 1945:

Winston Churchill mundur dari jabatan Perdana Menteri Inggris.

26 Juli 1953:

Fidel Castro memulai revolusi terhadap Fulgencio Batista. Namun, serangan pertamanya di barak tentara di kawasan timur Kuba ini gagal. Castro berhasil menyingkirkan Batista enam tahun kemudian.

26 Juli 1956:

Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser menasionalisasi Terusan Suez.

27 Juli 1953:

Kesepakatan gencatan senjata mengakhiri Perang Korea ditandatangani di Panmunjon, Korea.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data