Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 20/XXXII/14 - 20 Juli 2003
   
Luar Negeri

Bekas Tahanan Guantanamo Menuntut

MUHAMMAD Sagheer sudah kembali ke kampung halamannya. Penduduk Pattan, wilayah Kohistan, Pakistan barat laut, ini ditangkap tentara Aliansi Utara di Afganistan pada November 2001 dengan tuduhan terkait jaringan Al-Qaidah. Setelah mengalami beberapa kali perpindahan, dari Mazar-e-Sharif, terakhir ia nyangkut di penjara Guantanamo, Kuba.

Menurut pengacaranya, Chaudry Ikram, Sagheer mengalami tekanan hebat selama menjalani tahanan. Empat pemimpin pasukan AS yang ada di kamp Guantanamo melakukan supervisi langsung atas pemeriksaan terhadap Sagheer. Hasilnya, menurut Chaudry, "Mereka gagal membuktikan keterlibatan Sagheer," yang akhirnya dibebaskan dan dipulangkan ke Pakistan.

Atas peristiwa penahanan yang sewenang-wenang itulah Sagheer, melalui Chaudry, menuntut pemerintah AS sebesar US$ 10,4 juta. Soalnya, kata Chaudry, akibat penahanan dan pemeriksaan berat, kliennya mengalami gangguan kejiwaan. Chaudry melayangkan surat gugatan ke pemerintah AS minggu lalu melalui Kedutaan AS di Pakistan. Tembusannya ia sebarkan ke pemimpin Pakistan, Jenderal Pervez Musharraf, Menteri Dalam Negeri, Uni Eropa, Amnesti Internasional, Human Rights Watch, dan beberapa organisasi lainnya.

Agus Hidayat (Reuters, AP, BBC)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data