Serangan terhadap Tentara AS Berlanjut |
IRAK kembali diliputi ketegangan. Tensinya terus meningkat sejak sebuah bom meledak awal bulan ini. Sejak saat itu, serangkaian penyerangan diam-diam atas pasukan Amerika Serikat dan pihak yang prokoalisi menjadi hantu baru di Irak.
Hingga pertengahan minggu lalu, pasukan AS dihantam di empat kota. Di Tikrit, kota kelahiran Saddam Hussein, pasukan infanteri divisi ke-4 AS dihajar roket pelontar granat. Begitu pula di Falluja dan Ramadi, dua kota yang selama ini dikenal sebagai basis perlawanan sisa-sisa pasukan Saddam.
Serangan kucing-kucingan itu mengakibatkan 30 tentara AS tewas. Kendati memperkirakan serangan seperti itu akan terjadi terus, pemimpin pasukan koalisi, Jenderal Tommy Franks, menyebut tak akan menambah pasukan.
Saat ini tentara AS di Irak berjumlah 145 ribu personel. Itu belum termasuk 12 ribu tentara koalisi lainnya dan 20 ribu tentara internasional yang dijadwalkan tiba di Irak awal bulan ini.
Agus Hidayat (Reuters, AP, BBC)
|