Listrik Buatan si Pembusuk |
BAKTERI Escherichia coli tak selamanya menjadi parasit. Dr. Uwe Schroder dari Universitas Ernst Moritz Arndt, Jerman, pekan lalu berhasil memperoleh aliran listrik dari bakteri itu. Aliran listrik 150 miliampere dihasilkan oleh E. coli yang disimpan di cawan dengan volume 500 mililiter. "Listriknya kami gunakan untuk menjalankan medical ventilator," kata Schroder. E. coli selama ini dikenal sebagai bakteri yang banyak terdapat di air kotor dan usus besar manusia. Tugas utamanya adalah membusukkan pelbagai zat organik di dalam usus besar. Tapi, dalam jumlah yang berlebih, E. coli justru membahayakan kesehatan. Dengan "sedikit modifikasi", kemampuan melakukan pembusukan itu dapat dimanfaatkan untuk membuat aliran listrik.
Ide yang digunakan Schroder terbilang cerdas. Sekumpulan E. coli digunakan untuk melakukan proses fermentasi. Mereka mengubah glukosa dari karbohidrat menjadi alkohol, asam, dan karbon dioksida. Proses kimiawi itu dilanjutkan untuk menghasilkan energi listrik statis di dalam baterai. Listrik statis itu masuk ke baterai lewat elektroda kutub negatif (anoda). "Selain ramah lingkungan, ini energi yang terbarukan," ujar Schroder, bangga.
|