|
PARA juru masak kini punya bumbu penyedap baru nan sehat dan aman. Universitas Munster, Jerman, pekan lalu menemukan bumbu masak yang bebas dari monosodium glutamate (MSG). Hebatnya, rasa bumbu penyedap itu tetap nikmat seperti mengandung MSG. "Penikmat makanan lezat dijamin tak kecewa," ujar Thomas Hoffman, peracik bumbu itu.
Memang kalangan kedokteran telah mengeluarkan anjuran agar tak memakai bumbu yang mengandung MSG. Senyawa kimia itu diduga kuat menjadi penyebab "sindrom restoran Cina". Soalnya, restoran yang menyediakan Chinese food umumnya menggunakan MSG dalam jumlah besar. Sindrom ini berakibat pada kemampuan otak yang menurun tajam. Tak jarang hal itu juga berpengaruh buruk pada tingkat kecerdasan (IQ) seorang bayi.
Untuk menggantikan citarasa MSG, Hoffman menggunakan zat kimia yang disebut alapyridaine. Berdasarkan uji laboratorium, senyawa kimia yang dibuat dari ekstrak daging sapi itu tak membuat otak jadi bebal. So-alnya, alapyridaine merupakan senyawa "alami" yang bisa diserap tubuh manusia tanpa menimbulkan efek samping yang merugikan.
|