Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 20/XXXII/14 - 20 Juli 2003
   
Inovasi

Tetap Sedap tanpa MSG

PARA juru masak kini punya bumbu penyedap baru nan sehat dan aman. Universitas Munster, Jerman, pekan lalu menemukan bumbu masak yang bebas dari monosodium glutamate (MSG). Hebatnya, rasa bumbu penyedap itu tetap nikmat seperti mengandung MSG. "Penikmat makanan lezat dijamin tak kecewa," ujar Thomas Hoffman, peracik bumbu itu.

Memang kalangan kedokteran telah mengeluarkan anjuran agar tak memakai bumbu yang mengandung MSG. Senyawa kimia itu diduga kuat menjadi penyebab "sindrom restoran Cina". Soalnya, restoran yang menyediakan Chinese food umumnya menggunakan MSG dalam jumlah besar. Sindrom ini berakibat pada kemampuan otak yang menurun tajam. Tak jarang hal itu juga berpengaruh buruk pada tingkat kecerdasan (IQ) seorang bayi.

Untuk menggantikan citarasa MSG, Hoffman menggunakan zat kimia yang disebut alapyridaine. Berdasarkan uji laboratorium, senyawa kimia yang dibuat dari ekstrak daging sapi itu tak membuat otak jadi bebal. So-alnya, alapyridaine merupakan senyawa "alami" yang bisa diserap tubuh manusia tanpa menimbulkan efek samping yang merugikan.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data