Bau Sukhoi Keluarga Presiden |
Apakah Anda yakin keluarga Presiden Megawati terlibat dalam pembelian Sukhoi? (4 - 11 Juli 2003) | | Ya |  | | 68.2% | 869 | | Tidak |  | | 21.4% | 272 | | Tidak tahu |  | | 10.4% | 133 | | Total | 100% | 1.274 |
PEMBELIAN peralatan militer dari Rusia berbuntut panjang. DPR membentuk panitia kerja karena menengarai ada kesalahan prosedur dalam pembelian itu. Pelanggaran yang paling berat adalah mengabaikan peran Menteri Pertahanan, yang menurut UU Pertahanan Negara adalah pihak yang paling berhak memutuskan dan memberikan persetujuan atau penolakan terhadap rencana pembelian peralatan militer dan pertahanan.
Pekan lalu, DPR sudah memanggil beberapa pengusaha yang diperkirakan mengetahui proses pembelian dengan sistem imbal dagang komoditas itu dan pihak lain seperti Direktur Jenderal Anggaran serta Kepala Perum Bulog. Bau tak sedap yang meruyak adalah dugaan keterlibatan keluarga Presiden Megawati. Nama yang disebut adalah Happy Hapsoro, menantu sang Presiden. Beberapa media menulis Happy ikut dalam pertemuan membahas pembelian dan mungkin mendapatkan ”sesuatu” dari kesepakatan itu.
Meskipun belum jelas posisinya, mayoritas pengakses Tempo Interaktif yakin ada anggota keluarga Presiden yang terlibat.
Indikator Pekan Ini:
Salah seorang pendemo yang diduga melakukan penyerangan fisik terhadap wartawan TEMPO, David A Miauw, divonis bebas oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis pekan lalu. Ia adalah orang kedua yang divonis bebas dalam kasus yang sama. Keputusan itu menegaskan tuntutan bebas dari jaksa penuntut umum. Banyak orang heran karena amat jarang seorang jaksa menuntut bebas terdakwa. Kejaksaan Agung bahkan menggelar eksaminasi terhadap jaksa penuntut dalam kasus itu. Apakah Anda setuju jika para penyerang kantor Majalah TEMPO itu diputus bebas oleh jaksa? Sampaikan pendapat Anda di www.tempointeraktif.com dan katakan pendapat Anda.
|