Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 20/XXXII/14 - 20 Juli 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Pabrik Pupuk Baru

Pupuk Sriwijaya (Pusri) akan membangun pabrik pupuk majemuk berkapasitas 120 ribu ton per tahun. Pabrik yang berlokasi di Palembang ini dibiayai dengan dana US$ 6,5 juta atau sekitar Rp 50 miliar. Perusahaan milik negara ini tidak sendirian. Pusri akan menggandeng dua perusahaan Malaysia, yakni Pengedar Bahan Pertanian Sdn. Bhd. dan Tuaian Budi Sdn. Bhd. Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan di Jakarta, Kamis pekan lalu. Jika pembangunan berjalan lancar, pabrik pupuk majemuk ini sudah bisa beroperasi akhir tahun depan.

Menurut Direktur Utama PT Pusri, Zaenal Soedjais, pada tahap awal ini, Pusri belum terlibat dalam perusahaan patungan ini karena belum mendapatkan izin dari pemerintah. Mayoritas saham perusahaan ini dikuasai Pengedar (80 persen) dan sisanya dimiliki Tuaian. Namun, jika Pusri sudah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah, perusahaan pupuk terbesar di Indonesia ini akan memiliki 45 persen saham, lalu 40 persen dimiliki Pengedar, dan Tuaian mendapatkan sisanya. Pengedar selama ini sudah dikenal sebagai produsen pupuk terbesar di Malaysia. Saat ini Pengedar memiliki tiga pabrik pupuk di negeri jiran tersebut.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
28/XXXVII/01 - 7 September 2008

 

Berita lainnya

Kapal AS Temukan Peswat Filipina yang Hilang - 05 Sep 2008 | 11:35 WIB
Tim Khusus Akan Mengecek Kelayakan Gondola - 05 Sep 2008 | 11:24 WIB
Larikan Mobil Polisi, Pemabuk Tewas - 05 Sep 2008 | 11:15 WIB
Hillary Clinton Tolak Pencalonan McCain dan Palin - 05 Sep 2008 | 11:12 WIB
Introspeksi Gaya PSP - 05 Sep 2008 | 11:12 WIB
Sejumlah Calon Legislator Dicalonkan Dua Partai - 05 Sep 2008 | 11:11 WIB
Kecelakaan Beruntun di Tol Cibitung, Satu Polisi Luka Parah - 05 Sep 2008 | 11:01 WIB
Badan Kehormatan DPR Tak Sempat Periksa Agus Condro - 05 Sep 2008 | 10:58 WIB
Spanyol Pakai Pengalaman Indah Euro 2008 - 05 Sep 2008 | 10:52 WIB
Ucapan Selamat Untuk Pasangan Alex dan Eddy - 05 Sep 2008 | 10:49 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data