Pesawat AS Bermanuver di Bawean |
AMERIKA sungguh jumawa. Kamis sore pekan lalu, lima pesawat tempur F-18 Hornet milik Angkatan Laut negeri adidaya ini seenaknya menerbangi wilayah udara Indonesia. "Memang ada deteksi di radar tentang keberadaan pesawat-pesawat tempur yang melintas," kata Marsekal Chappy Hakim, Kepala Staf TNI-AU, esoknya.
Kelima mesin tempur itu dipergoki pesawat penumpang nasional yang tengah melintas di atas Pulau Bawean, Jawa Timur. Sejak dipergoki, pesawat-pesawat AS itu sudah berada di atas Pulau Bawean selama dua jam. Pilot lokal itu lalu melapor ke menara radar di Surabaya. TNI-AU sempat mengirim pesawat F-16 dari Lapangan Udara Iswahyudi, Malang, ke lokasi, dan masih menyaksikan manuver kelima F-18 Amerika itu.
Menurut Chappy, pesawat-pesawat itu tengah mengawal sebuah kapal Angkatan Laut AS yang melintas dari Australia ke Singapura di alur laut kepulauan Indonesia (ALKI)jalur yang boleh diterbangi pesawat asing. "Kami memberitahukan bahwa Anda berada di wilayah Indonesia, bukan sepenuhnya di jalur ALKI. Lalu, mereka turun dan buru-buru minta izin," kata Chappy.
Tomi Lebang, Fadilasari (Lampung), Muannas (Makassar), Cahyo Junaedi (Aceh), Multazam (TNR)
|