|
PROPAGANDA AS terhadap Iran semakin berhasil. Hassan Rohani, Sekjen Dewan Keamanan Nasional Iran, Selasa pekan lalu menyatakan akan mengundang Muhammad El-Baradei, Direktur Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), untuk membicarakan reaktor nuklir Iran yang diributkan AS. Sebelumnya, IAEA menilai Iran gagal memberi laporan penuh tentang materi, fasilitas, dan aktivitas nuklirnya dan menuntut agar Iran bersedia menerima inspeksi IAEA.
Namun, menurut seorang diplomat di Teheran, undangan Iran kepada Baradei bukan berarti Iran bersedia menandatangani perjanjian tambahan tidak mengembangkan senjata nuklir. "Itu hanya sinyal bahwa Iran mau bekerja sama dengan IAEA," kata diplomat tersebut.
Menteri Luar Negeri Inggris, Jack Straw, dalam kunjungannya ke Iran juga menekan pemerintah Iran agar segera dan tanpa syarat menandatangani perjanjian tambahan itu. Jika tidak, Straw mengancam Iran akan kehilangan hubungan dagang dengan Uni Eropa.
Raihul Fadjri (AFP, The Washington Post, The Guardian, BBC)
|