Si Rambut Merah yang Tak Kenal Menyerah |
Di kalangan kaum pesohor Italia, Ilda Boccassini disebut sebagai perempuan "pengganggu" Perdana Menteri Silvio Berlusconi. Boccassini, yang biasa dipanggil si Rambut Merah, telah membuat taipan terkaya Italia itu susah tidur. Bukan karena perempuan kelahiran Naples, Italia, itu seorang foto model atau artis muda nan cantik jelita, melainkan lantaran dia jaksa penuntut. Perempuan 54 tahun itu telah mengejar kasus-kasus korupsi sang Perdana Menteri selama satu dekade.
Pengejaran Boccassini terhadap Berlusconi sebenarnya bagian dari kebijakan "tangan bersih" yang dijalankan penegak hukum Italia, yaitu upaya membasmi korupsi di kalangan pejabat negara. Boccassini kebetulan menangani kasus suap 66 miliar lira (sekitar Rp 40 miliar) kepada Cesare Previti, pengacara Berlusconi sekaligus wakil di partai Forza Italia, dan dua orang pengacara lainnya oleh sebuah perusahaan minyak. Lalu, dari kasus ini, Boccassini berkembang menjadi mimpi buruk Berlusconi.
Kegigihan ibu dua orang anak itu bukannya tanpa akar. Neneknya seorang jaksa antimafia. Boccassini juga pernah menjadi tangan kanan Hakim Giovanni Falcone, hakim antimafia di Sisilia yang pada akhirnya dibunuh mafia pada 1992. Sejak saat itu Boccassini makin gigih memburu mafia dan berhasil membekuk anggota mafia yang membunuh Falcone. "Meskipun dia perempuan, bagi kami dia seperti seorang tentara," kata seorang polisi pemburu mafia dengan nama samaran Kapten Ultimo.
Melihat sepak terjang si Rambut Merah, Berlusconi berusaha menghentikan proses pengadilan terhadap berbagai kasus korupsi yang menyangkut dirinya. Akhirnya, sebuah hukum yang menjamin pejabat negara tidak akan diadili hingga habis masa jabatannya bisa diloloskan parlemen. Berlusconi pun selamat hingga 2006.
Saking jengkelnya melihat kelicinan Berlusconi, perempuan yang sangat jarang berkomentar itu mengatakan, "Lebih mudah melawan mafia." Maksudnya karena mafia tak punya kekuasaan untuk membuat hukum.
Memutuskan berhadapan dengan mafia dan Berlusconi jelas membuat hidup Boccassini tak mudah. Pemerintah memutus pengawalan bersenjata, yang selalu menyertainya sejak 1993, setelah Boccassini tak mau berhenti mengejar Berlusconi. Selain itu, ia juga sering menerima surat ancaman, guntingan gambar porno, dan penis plastik. Satu lagi, Boccassini dituduh komunis.
Namun, masih ada yang membuat Boccassini tersenyum. Salah satunya adalah situs di Internet yang khusus dibangun oleh penggemarnya, yang berisi semua dukungan dari para pengagumnya.
Bina Bektiati (BBC, Sunday Herald, The Guardian)
|