Berpacu Melawan Kanker Ovarium |
DUNIA kedokteran terus menghasilkan temuan baru yang menjanjikan harapan bagi umat manusia. Tim peneliti dari Pusat Kanker Inggris pekan lalu menemukan teknik baru melawan kanker ovarium. Mereka menerapkan terapi gen untuk mengatasi penyakit yang menyerang organ reproduksi itu. Caranya, sebuah proses rekayasa genetis akan mengembalikan gen abnormal menjadi gen yang sehat. "Teknik ini menjadi solusi terbaik melawan kanker ovarium," ujar Dr. Hani Gabra, ketua tim peneliti itu.
Untuk menerapkan teknik baru itu, tim Gabra lebih dulu harus mengidentifikasi gen penyebab kanker ovarium. Setelah bekerja setahun, mereka menemukan gen yang dimaksud. Gen yang disebut sebagai "OPCML" itu ada pada sekitar 200 pasien perempuan di Inggris.
Menurut catatan Badan Kesehatan Dunia (WHO), kira-kira 200 ribu perempuan di dunia mengidap kanker ovarium. Selain mengalami kemandulan, penderitanya rata-rata hanya mencapai usia 48 tahun. Selama ini, terapi penyembuhan kanker ovarium dilakukan dengan pelbagai cara: obat-obatan, kemoterapi, dan radiasi nuklir. Tapi tingkat pemulihannya terbilang sangat rendah. Penderita pada stadium III dan stadium IV bahkan dipastikan tak dapat tertolong secara medis.
|