Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 19/XXXII/07 - 13 Juli 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Listrik Naik Lagi

Penguatan nilai tukar rupiah ternyata belum ada pengaruhnya terhadap tarif listrik. Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) tetap saja menaikkan tarif per tiga bulan sebesar rata-rata enam persen mulai Juli. Tarif baru ini akan berlaku sampai akhir September 2003. Padahal penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika lumayan signifikan. Sepanjang pekan lalu, rupiah diperdagangkan pada kisaran Rp 8.200 per dolar AS, sementara asumsi produksi listrik PLN dipatok pada kurs Rp 9.000.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro, mengatakan penguatan rupiah belum banyak mempengaruhi komponen biaya produksi listrik karena kurs rupiah saat ini masih berada di atas rata-rata perhitungan harga jual. ”Kurs yang ideal untuk menghentikan kenaikan tarif adalah Rp 8.000 per dolar AS,” katanya. Karena itu, setelah menaikkan tarif Juli ini, pemerintah kemungkinan besar juga tetap akan menaikkan tarif pada Oktober nanti.

Saat ini, kata Purnomo, harga listrik masih di bawah harga keekonomian Rp 630 per kilowatt hour (kWh) atau US$ 7 sen per kWh. Dengan kenaikan yang sekarang, tarif listrik baru mencapai Rp 580 per kWh. ”Pemerintah akan menghentikan tarif jika sudah mencapai harga keekonomiannya,” kata Purnomo pekan lalu. Diperkirakan, tarif listrik sudah mencapai titik keekonomiannya pada tahun 2004 nanti.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data