Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 15/XXXII/09 - 15 Juni 2003
   
Laporan Utama

Jejaring GAM di Mancanegara

Roh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ada di Stockholm, ibu kota Swedia, sekitar 10 ribu kilometer dari tanah Aceh. Di selatan kota itu ada kampung Aceh, tempat menetapnya seratusan pejuang GAM, juga sang junjungan yang amat legendaris, Teungku Hasan Muhammad Tenjoeng Bunggong, yang populer disebut Hasan Tiro.

Walau amat dipatuhi, Tiro sendiri sebetulnya gagal mempertahankan keutuhan gerakan itu. Tahun 1999, Husaini Hasan—bekas Menteri Pendidikan GAM—mendirikan Majelis Pemerintahan (MP) GAM. Kisah perpecahan itu bermula dari sakit kerasnya Hasan Tiro pada 1985. Husaini mendesak agar dibentuk badan eksekutif GAM sebagai pengatur administrasi sembari menunggu kepulihan Tiro. Sejumlah petinggi GAM mencurigai usul itu sebagai upaya mendongkel sang Wali. Husaini akhirnya dipecat. Tapi MP GAM tetap eksis.

Walau sama-sama memiliki pengikut, jaringan Tiro memang jauh lebih kuat, juga meluas. Pria tua itu punya cara tersendiri memelihara kesetiaan pengikutnya. Di setiap surat yang dikirim ke bawahannya, ia selalu memberi salam yang menyimpan heroisme. Udeep beusaree, matee beusajan. Sikrek gaphan, saboh keureunda. "Hidup bersama, mati bersama, satu kain kafan, satu keranda," begitulah artinya. Tentara Aceh pimpinan Muzakir Manaf di Aceh sepenuhnya di bawah kendali Hasan Tiro. Berikut
jaringan kedua gerakan itu.

Swedia

Muhammad Hasan Tiro

Jabatannya wali nanggroe alias Presiden Aceh versi GAM. Dialah yang memproklamasikan Negara Aceh Merdeka, 4 Desember 1976. Keluar-masuk hutan memimpin gerilya selama tiga tahun (1976-1979), lalu hijrah ke luar negeri pada akhir Maret 1979. Sempat ke Amerika Serikat, sejumlah negara di Eropa, sebelum akhirnya menetap di Stockholm, Swedia, hingga kini. Walau sepuh, 78 tahun, semangatnya tetap menyala-nyala dalam memperjuangkan kemerdekaan Aceh.

ArmEa

Menteri Keuangan GAM, tinggal di Swedia. Aktif menggalang dana bagi gerakan itu.

Bachtiar Abdullah

Menetap di Swedia, disebut-sebut sebagai Menteri Penerangan kabinet Tiro.

Zaini Abdullah

Tinggal di Stockholm. Menteri Luar Negeri merangkap Menteri Kesehatan dalam kabinet GAM pimpinan Tiro. Ia berperan besar dalam sejumlah perundingan dengan Jakarta.

Dr. Husaini Hassan

Pemimpin Majelis Pemerintahan GAM (MP GAM), organisasi di luar Hasan Tiro. Usianya sekitar 60 tahun. Ia juga aktif melobi sejumlah negara Eropa untuk kemerdekaan Aceh. Namanya tenggelam di bawah kebesaran nama Hasan Tiro.

Yusuf Daud

Orang kedua di MP GAM, sebagai sekretaris jenderal. Menetap di Swedia, ia aktif menggalang kekuatan untuk Aceh Merdeka.

Thailand (Bangkok)

Zakaria Zaman bin Kaman

Menetap di Bangkok. Menteri Pertahanan versi Tiro. Dialah tokoh kunci pemasokan senjata dari berbagai negara via Thailand, sekaligus mengkoordinasi lalu lintas keluar-masuknya anggota GAM dari Aceh ke mancanegara dan sebaliknya.

Singapura

Malik Mahmud al Haytar

Perdana Menteri GAM dan disebut-sebut sebagai salah satu calon pengganti Hasan Tiro. Usianya 69 tahun, lahir dan dibesarkan di Singapura. Ayahnya asli Aceh Besar, hijrah dan menjadi pengusaha sukses di negeri jiran itu. Ia kabarnya berkewarganegaraan Singapura dan bekas perwira marinir di sana. Selain mahir mengatur siasat perang, ia juga tokoh tangguh dalam berunding. Dialah yang memimpin delegasi GAM ketika bertemu dengan Indonesia di Tokyo, Jepang, Mei lalu. Tokoh yang aktif menggalang kekuatan GAM di kawasan Asia itu kini menetap di Swedia.

Malaysia

Surya Dharma alias Robert

Bekas anggota TNI pindah ke GAM tahun 1980-an. Namanya kondang pada tahun 1989-1992, saat pasukannya melumatkan sejumlah pos militer di Aceh Timur. Hijrah ke Kuala Lumpur, Malaysia, tahun 1990. Diadili in absentia tahun 1993 oleh pengadilan Lhokseumawe. Sejak dekat dengan MP GAM pimpinan Husaini Hasan, namanya mulai tenggelam. Tadinya ia aktif menggalang kekuatan di Pattani (Thailand), Johor (Malaysia), dan beberapa kawasan Asia lainnya.

Muhammad Nur Juli Bin Ibrahim

Tinggal di Malaysia. Juru propaganda yang andal dan namanya masuk dalam red notice yang dikirimkan polisi Indonesia ke sejumlah negara, dua pekan lalu.

Amerika Serikat (Washington)

Musanna Abdul Wahab

Menteri Pendidikan dalam pemerintah Hasan Tiro. Bertugas melobi AS. Belakangan kabarnya ia lebih sering berada di Swedia.

Norwegia

Kongres terakhir GAM, Juli 2002, berlangsung di Stravanger, Norwegia. Ratusan pelarian Aceh yang diduga anggota GAM tinggal di negara ini.

Denmark

Habib Yusra Abdul Gani

Usianya sekitar 50 tahun. Ia aktif mencari dana untuk GAM.

Wenseslaus Manggut, Nezar Patria


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data