Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 15/XXXII/09 - 15 Juni 2003
   
Inovasi

Sistem Baru Pemantauan Gempa

Gempa bumi kerap dianggap sebagai bencana alam paling berbahaya. Jutaan manusia telah menjadi korban. Tapi, bahaya gempa bumi kini bisadieliminasi. Ahli gempa dari Universitas Kyoto, Jepang, danUniversitas Wisconsin, Amerika Serikat, menemukanalat yang mampu mendeteksi gempa bumi secara dini."Semakin cepat diketahui, jumlah korban bisadiminimalkan," ujar Profesor Hiroshi Watanabe, anggota timpeneliti gempa.

Alat baru yang disebut sebagai "ElarmS" itu(singkatan dari early alarm system) mampu memberikan"peringatan" lima hari sebelum puncak gempa terjadi. Carakerjanya, ElarmS selalu mengirim sinyal denganpanjang gelombang 650 nanometer ke dalam bumi. Komputerakan membandingkan sinyal pantulan dengan sinyalyang normal terjadi. Bila terjadi deviasi (simpangan)panjang gelombang, hal itu dapat diindikasikan sebagaigejala awal gempa.

Para ahli memastikan, gempa bumi tak pernah datang tiba-tiba tanpa memberikan "peringatan" lebih dulu. Memang, karakteristik tiap gempa berbeda. Pada gempa vulkanik (yang diakibatkan oleh gunung berapi), tanda-tanda akan terjadinya gempa bisa diketahui lebih cepat. Soalnya, aktivitas lahar panas dalam perut gunung umumnya memakan waktu yang panjang. Sedangkan gempa tektonik (akibat pergeseran lempeng bumi) selama ini hampir tak bisa dideteksi kedatangannya. Untunglah, "ElarmS juga mampu merespons tanda-tanda gempa tektonik," kata Hiroshi Watanabe.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data