Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 15/XXXII/09 - 15 Juni 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Insentif Gas buat PLN

Energi listrik adalah salah satu kunci keberhasilan pembangunan, begitu kata orang. Namun kinerja PLN tidak mencerminkan betapa strategisnya energi listrik itu. Ketika pada tahun 2001 diberikan keleluasaan bagi PLN untuk menaikkan tarifnya tiap tiga bulan sekali (sampai tahun 2005), barulah terbukti betapa pentingnya listrik. Setelah itu, utangnya sebesar Rp 30 triliun pun di-swap menjadi penyertaan modal pemerintah. Dan belakangan ini, pemerintah menggodok pemberian subsidi kepada PLN, melalui harga jual khusus gas.

Subsidi harga jual gas selama ini dikenal dengan sebutan insentif gas domestik (IGD) dan diberikan kepada industri pupuk nasional. Dalam formula ini, pabrik pupuk membeli gas dengan harga US$ 1,5 per million British thermal unit. Harga tersebut lebih rendah daripada penjualan kepada perusahaan lain atau untuk ekspor, yang mencapai US$ 3 per million British thermal unit.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro menilai pemberian insentif sangat diperlukan untuk membantu PLN. Melalui pemberian subsidi harga gas, diharapkan kondisi keuangan PLN bisa membaik. "Sehingga subsidi gas menimbulkan kepercayaan dari kreditor," ujarnya.

Namun Koordinator Working Group on Power Sector Restructuring, Fabby Tumiwa, menilai rencana pemberian insentif gas harus dikaji lebih serius. Alasannya, selama manajemen PLN belum efisien seperti sekarang, pemberian tersebut menjadi percuma. "Harus dilihat dulu apakah pemberian tersebut akan meningkatkan efisiensi atau tidak. Jika tidak, lebih baik nggak usah," katanya kepada TEMPO.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data