Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 15/XXXII/09 - 15 Juni 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Proses Utang APP Masih Panjang

Asia Pulp and Paper (APP), Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), serta para kreditor APP yang tergabung dalam Export Credit Agency (ECA) akhirnya menandatangani kesepakatan mengenai mekanisme wanprestasi APP. Perundingan mengenai mekanisme wanprestasi APP telah berlangsung alot sejak dua pekan lalu. Akhirnya, "Jam 4 pagi tadi ECA bersedia juga untuk tanda tangan," ujar Mohammad Syahrial, Deputi Ketua BPPN, Jumat siang pekan lalu.

Tapi, dengan kesepakatan itu, belum tentu proses restrukturisasi utang APP akan melaju mulus. Satu masalah yang hingga kini belum tuntas adalah keengganan para pemegang obligasi rupiah untuk ikut serta dalam mekanisme restrukturisasi utang seperti yang disepakati oleh kreditor lainnya. Alasannya, mereka akan memperoleh yield yang lebih kecil jika ikut dalam kesepakatan tersebut. Yang lebih merepotkan, porsi terbesar dari utang APP di Indonesia yang jumlahnya mencapai US$ 6,5 miliar justru berbentuk obligasi dan surat utang kepada sektor perbankan. Sedangkan sisanya dibagi antara BPPN (15,2 persen), ECA (14,1 persen), dan lembaga kredit ekspor Jepang (8,3 persen).

Sebelum ini, kreditor asing yang bergabung dalam ECA dianggap sebagai ganjalan, tapi kini sebaliknya: justru pemegang obligasi rupiah yang tampak sulit ditundukkan. Tentu mereka tak boleh dianggap sepele, terutama karena kurs rupiah diperkirakan masih akan terus menguat.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data