Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 15/XXXII/09 - 15 Juni 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Hero Akuisisi Tops

Persaingan bisnis retail makin ketat. Julukan siapa kuat bakal menang tampaknya cocok ditujukan kepada pemain bisnis di sektor ini. Sebut saja PT Hero Supermarket Tbk., pemain lama bisnis retail, yang berencana mengambil alih Supermaket Tops. Melalui akuisisi ini, kelak 22 gerai supermarket Tops di Bandung dan Surabaya akan berganti merek menjadi Hero.

Menurut Direktur Utama PT Hero Supermarket, Ipung Kurnia, pihaknya menyiapkan dana Rp 108 miliar untuk membeli Tops. Dana tersebut diambil dari kas sendiri dan pinjaman bank. "Standard Chartered Bank telah sepakat memberikan pinjaman siaga," katanya pekan lalu.

Menurut Ipung lagi, pengambilalihan Supermarket Tops itu merupakan antisipasi dalam menghadapi persaingan pasar retail yang semakin sengit. Maklum saja, sebagai pemain lama di bisnis supermarket, Hero kini bersaing ketat lawan pengusaha retail lainnya. "Akuisisi akan memberikan kontribusi terhadap penjualan sebanyak 20 persen," tuturnya. Dengan mengakuisisi Tops, Hero juga bermaksud meningkatkan nilai perusahaannya.

Ekspansi Hero tidak terbatas pada pengambilalihan supermarket merek lain, tapi juga merambah pembukaan gerai hipermarket baru di Jakarta dan Bekasi. Untuk itu, Hero menggunakan merek Giant. Kini tengah direncanakan membuka tiga Giant di sekitar Jakarta. Untuk pendanaannya, Hero telah menyiapkan US$ 5 juta, yang diperoleh dari kas dan pinjaman.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data