|
Persaingan bisnis retail makin ketat. Julukan siapa kuat bakal menang tampaknya cocok ditujukan kepada pemain bisnis di sektor ini. Sebut saja PT Hero Supermarket Tbk., pemain lama bisnis retail, yang berencana mengambil alih Supermaket Tops. Melalui akuisisi ini, kelak 22 gerai supermarket Tops di Bandung dan Surabaya akan berganti merek menjadi Hero.
Menurut Direktur Utama PT Hero Supermarket, Ipung Kurnia, pihaknya menyiapkan dana Rp 108 miliar untuk membeli Tops. Dana tersebut diambil dari kas sendiri dan pinjaman bank. "Standard Chartered Bank telah sepakat memberikan pinjaman siaga," katanya pekan lalu.
Menurut Ipung lagi, pengambilalihan Supermarket Tops itu merupakan antisipasi dalam menghadapi persaingan pasar retail yang semakin sengit. Maklum saja, sebagai pemain lama di bisnis supermarket, Hero kini bersaing ketat lawan pengusaha retail lainnya. "Akuisisi akan memberikan kontribusi terhadap penjualan sebanyak 20 persen," tuturnya. Dengan mengakuisisi Tops, Hero juga bermaksud meningkatkan nilai perusahaannya.
Ekspansi Hero tidak terbatas pada pengambilalihan supermarket merek lain, tapi juga merambah pembukaan gerai hipermarket baru di Jakarta dan Bekasi. Untuk itu, Hero menggunakan merek Giant. Kini tengah direncanakan membuka tiga Giant di sekitar Jakarta. Untuk pendanaannya, Hero telah menyiapkan US$ 5 juta, yang diperoleh dari kas dan pinjaman.
|