Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 14/XXXII/02 - 8 Juni 2003
   
Surat

Presiden Orang Indonesia Asli (2)

PEMIMPIN bangsa mendatang merupakan representasi dari ratusan juta rakyat yang mendiami bumi nusantara ini. Dambaan rakyat Indonesia tentunya mengharapkan agar pemimpin kita memiliki jati diri keindonesiaan yang sangat kuat dan merupakan penduduk asli Indonesia. Hanya, setelah Amendemen III UUD 1945, istilah ”WNI asli” dihapus.

Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno beberapa waktu lalu mengingatkan bahwa calon presiden mendatang sebaiknya WNI asli, meskipun persyaratan ”asli” sudah dihapus. ”Kita harus berpikir lebih jauh tentang berbagai kemungkinan dalam proses pencalonan presiden,” katanya.

Ucapan Pak Hari Sabarno perlu disikapi dan dijadikan bahan renungan bersama seluruh rakyat, khususnya bagi para wakil rakyat yang kini sedang menggodok RUU tentang pemilihan presiden dan wakil presiden. Bagaimanapun, masalah pemimpin bangsa mendatang sangat krusial dan urgen untuk dipersiapkan sedini mungkin. Soalnya, ini juga menyangkut masalah patriotisme dan loyalitas terhadap rakyat dan bangsa Indonesia.

MAHENDRA PRABOWO

Mahendra_prb@yahoo.com

Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data