Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 14/XXXII/02 - 8 Juni 2003
   
Surat

Presiden Orang Indonesia Asli (1)

SEKARANG kita sangat mendambakan seorang pemimpin yang mempunyai wawasan kebangsaan luas dan jati diri keindonesiaan yang kuat. Ia benar-benar orang Indonesia asli, yang dilahirkan dan dibesarkan dalam masyarakat dan bangsa Indonesia.

Hal itu sebenarnya sudah termaktub dalam Pasal 6 dan Pasal 26 Undang-Undang Dasar 1945. Di situ dinyatakan, ”Presiden dan wakil presiden harus orang Indonesia asli.” Sungguh sangat disesalkan bila UUD 1945 kemudian terkontaminasi oleh unsur-unsur asing yang berusaha menghilangkan watak dan karakter bangsa dengan menghilangkan kata ”asli” dalam pasal itu.

Penghilangan kata ”asli” (dengan berargumentasi dari sudut disiplin ilmu antropologi dan kesamaan hak warga negara) justru malah merusak masa depan kepemimpinan nasional. Karena sebenarnya makna kata ”asli” bukanlah berarti native (suku asli) maupun origin (asal-usul), melainkan genuineness atau authenticity. Ini dapat ditarik benang merahnya ke dalam makna legitimasi, legalitas, validitas, serta bonafiditas.

Dengan makna asli seperti itu, jelas sangat jauh dari diskriminasi seperti dituduhkan oleh segelintir orang. Jadi, orang Indonesia asli berarti mereka yang memiliki legitimasi dan legalitas karena lahir di Indonesia, menjadi warga negara Indonesia, dan lahir dari sepasang manusia berkewarganegaraan Indonesia, serta masa hidupnya diabdikan untuk masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia.

Bonafiditas? Ini terkait erat dengan kepribadian seseorang yang solid dan rela mengorbankan kepentingan pribadi, materi, bahkan jiwa dan raganya untuk kepentingan dan kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

DRA. SUNDARI SURYAATMAJA, M.A.

Jalan Ir. Soetami

Surakarta, Jawa Tengah


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data