|
SEOLAH tak gentar menghadapi kecaman kaum muslim, pekan lalu penyanyi Whitney Houston melawat ke Israel selama enam hari. "Saya mengunjungi teman dan keluarga di sana," katanya. Ternyata bukan cuma itu. Artis Amerika Serikat ini juga berencana membuat rekaman bersama kelompok paduan suara Yahudi-Afrika di Kota Dimona. Kelompok Yahudi-Afrika itu merupakan orang-orang Afro-Amerika yang pada 1969 silam pindah ke Israel.
Whitney pun ujungnya berjumpa pula dengan sejumlah pejabat Israel, termasuk Perdana Menteri Ariel Sharon, yang menemuinya secara khusus. Oleh Menteri Pariwisata Israel, Benny Elon, ia dihadiahi sebuah sertifikat. Ini sebagai penghargaan buat Whitney yang dianggap sebagai "duta kehormatan Israel".
|