Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 14/XXXII/02 - 8 Juni 2003
   
Pokok dan Tokoh

Sudharmono

Masih Kreatif

KENDATI sudah sepuh, Sudharmono, 76 tahun, masih sigap dan kreatif. Bekas wakil presiden ini cukup sigap mengurusi Yayasan Amal Pelayanan Hukum (YAPH), yang berkantor di samping rumahnya di Jalan Senopati, Jakarta Selatan. Dia pun amat kreatif mengendus dana untuk lembaga yang dipimpinnya ini. Caranya? Ketika memperingati 10 tahun pendirian YAPH dua pekan lalu, Sudharmono menggelar lelang lukisan di rumahnya. Hasilnya lumayan, sekitar tujuh lukisan yang dipajang laku Rp 70 juta.

Sebagian dari lukisan itu sumbangan Cak Kandar, pelukis kondang dari Jawa Timur. Yang membelinya? Anggota keluarganya sendiri.

Menantunya, Bambang Rachmadi (bos McDonald's), dan anaknya, Tantyo Sudharmono, ikut memborongnya. Tapi, meskipun berurusan dengan anak dan menantunya sendiri, Sudharmono tak mau dikibuli. Jadi, "Kalau uangnya belum dikirim ke rekening YAPH, lukisan itu belum boleh dibawa," katanya sambil tersenyum.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data