Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 14/XXXII/02 - 8 Juni 2003
   
Luar Negeri

Ratusan Tewas Kepanasan

GELOMBANG panas dengan suhu mencapai 50o Celsius melanda kawasan selatan Negara Bagian Andhra Pradesh sejak pekan silam. Akibatnya, lebih dari 430 penduduk tewas akibat dehidrasi, kepanasan, dan kekurangan air minum. Bahkan Senin pekan lalu di Kota Kottagudam suhu mencapai 52,1o Celsius.

Korban paling banyak adalah di distrik timur ibu kota Provinsi Hyderabad, yakni 126 orang tewas. Sebagian besar korban adalah orang berusia lanjut, termasuk hewan piaraan dan hewan liar. "Banyak burung yang jatuh dari pohon dalam keadaan mati," kata Ponnam Malkondaiah, pegawai pemerintah di distrik Godavari.

Tahun lalu gelombang panas menewaskan 1.000 orang di Andhra Pradesh. Pemerintah provinsi memberi bantuan 1.000 rupee (Rp 1,7 juta) kepada setiap keluarga korban. Pemerintah meminta agar penduduk tetap tinggal di dalam rumah untuk menghindari sengatan langsung sinar matahari, dan minum banyak cairan. Celakanya, pejabat meteorologi meramalkan gelombang panas masih akan berlangsung pada pekan ini. Hujan diperkirakan turun pada Juni mendatang.

Raihul Fadjri (BBC, AP, Reuters, Manila Times)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data