Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 14/XXXII/02 - 8 Juni 2003
   
Luar Negeri

Serangan Pendukung Saddam Hussein

KEADAAN semakin sulit bagi pemerintah pendudukan Amerika Serikat di Irak. Sisa-sisa pendukung Presiden Saddam Hussein semakin sering dan semakin berani menyerang tentara AS. Dua tentara AS tewas dan sembilan lainnya luka-luka Selasa pekan lalu akibat serangan granat di pos pemeriksaan di Kota Falluja. Penyerang juga menembak jatuh helikopter AS pengangkut korban serangan. Dua serangan juga terjadi sehari sebelumnya di Bagdad, yang mengakibatkan dua tentara AS tewas.

Mayoritas penduduk Falluja adalah muslim Sunni, dan sebagian besar masih bersimpati pada Saddam dan menentang pendudukan AS. Tentara AS setidaknya membunuh 21 penduduk Falluja, dan seringnya tentara AS memeriksa perempuan di pos penjagaan menimbulkan kemarahan. "Mereka tidak bermoral. Kami lepas dari Saddam Hussein tapi masuk ke mulut George Bush," kata Mishaan Issawi, penduduk Falluja.

Hingga saat ini militer AS belum mau mengakui serangan itu sebagai perlawanan terorganisasi pendukung Saddam, meski serangan terjadi hampir setiap hari dengan roket peluncur granat atau senjata otomatis. Pemimpin pemerintahan pendudukan AS, L. Paul Bremer, pun dianggap terlalu lamban melakukan upaya mengembalikan keamanan, khususnya di Bagdad.

Raihul Fadjri (BBC, AP, Reuters, Manila Times)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data