Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 14/XXXII/02 - 8 Juni 2003
   
Etalase

Cendekiawan Orde Baru

SETIAP rezim memiliki kuli intelektualnya sendiri, begitu kata Soedjatmoko suatu kali. Sebuah buku baru, Cendekiawan dan Kekuasaan dalam Negara Orde Baru, karya Daniel Dhakidae, 58 tahun, berusaha memotret profil kalangan ini pada suatu masa di Indonesia, yakni era Orde Baru, yang konon sudah runtuh bersama lengsernya Presiden Soeharto lima tahun lalu.

Buku ini tentu akan menyebut nama-nama, sehingga bisa dipastikan akan menuai kontroversi. Oleh penulisnya, buku setebal 790 halaman ini dikatakan sebagai upaya untuk memeriksa kaum cendekiawan dalam pergulatannya dengan kekuasaan seperti yang tampak dalam wacana politik yang dihasilkan. Buku ini ditulis Daniel setelah 12 tahun menyelesaikan disertasinya di Cornell University, Ithaca, New York.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data