Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 14/XXXII/02 - 8 Juni 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Target Bursa Terlalu Tinggi

Indeks boleh terbang tinggi, tapi target Bursa Efek Jakarta (BEJ) tahun ini tampaknya tak akan tercapai. Dari target rata-rata transaksi harian yang dipatok Rp 600 miliar, hingga April hanya tercapai setengahnya lebih sedikit, yakni Rp 390 miliar. Dirut BEJ, Erry Firmansyah, dalam rapat umum pemegang saham tahunan Rabu pekan lalu, mengatakan bahwa ekonomi global yang buruk berimbas ke pasar modal Indonesia.

Untunglah, kabar baiknya masih ada. Erry mengatakan, pasar modal Indonesia masih lebih baik daripada bursa Asia. Di Jakarta, nilai transaksi turun 40 persen, di Singapura dan Malaysia anjlok sampai 50 persen. Indeks pun tumbuh 17 persen. Bandingkan dengan indeks Hang Seng di Hong Kong, yang hanya naik 1 persen, Nikkei di Jepang malah turun 4 persen. Kenaikan ini disebabkan likuiditas meningkat dan tumbuhnya kepercayaan berinvestasi di pasar modal.

Analis pasar keuangan, Lin Che Wei, melihat target BEJ terlalu tinggi. Katanya, nilai transaksi harian paling besar Rp 420 miliar sampai Desember nanti. Target BEJ lainnya yang juga mungkin gagal adalah tambahan 40 emiten baru. Menurut Che Wei, sampai Mei ini, baru sekitar 10 perusahaan yang masuk bursa.

Tapi Erry yakin dengan rencananya. Katanya, ada BUMN yang masuk bursa seperti Bank Mandiri, BRI, dan Perusahaan Gas Negara. Enam perusahaan swasta kini tengah dalam persiapan terjun ke bursa. Dengan demikian, dia berharap minat bertransaksi di bursa akan meningkat.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data