Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 14/XXXII/02 - 8 Juni 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Direksi Semen Padang Bergerilya

Kisruh Semen Padang belum juga menunjukkan titik terang. Sudah dua minggu Dwi Soetjipto resmi diangkat menjadi Direktur Utama Semen Padang. Namun, hingga Kamis pekan lalu, ia tetap belum bisa memasuki kantornya yang terletak di Bukit Indarung, Padang. Seperti Dwi, anggota direksi Semen Padang yang lainnya diangkat dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta pada 12 Mei lalu. Mereka terpaksa ”bergerilya” dan menjadikan Hotel Pangeran Beach sebagai kantor sementara.

Dwi mengatakan, direksi Semen Padang belum bekerja normal karena masih ada penolakan dari sejumlah karyawan dan juga belum dilakukan serah terima jabatan dari manajemen lama. Seperti diketahui, keputusan Semen Gresik mencopot A. Ikhdan Nizar dan kawan-kawan dari jajaran direksi Semen Padang ditolak dengan keras. Menurut Ikhdan, penolakan itu dilakukan karena RUPSLB yang digelar Semen Gresik ilegal lantaran tidak mengindahkan keputusan Pengadilan Negeri Padang. PN Padang beberapa waktu lalu memang mengabulkan gugatan organisasi Yayasan Minang Maimbau dengan membekukan semua hak Semen Gresik selaku pemilik 99,9 persen saham Semen Padang.

Meski belum bekerja normal, Dwi menegaskan bahwa kegiatan operasional Semen Padang tetap diupayakan tidak terganggu. Sehubungan dengan pemblokiran perbankan terhadap direksi lama, menurut dia, itu tidak akan mempengaruhi hak-hak karyawan, terutama soal gaji. ”Pembayaran gaji semua karyawan Semen Padang tidak akan terlambat,” kata Dwi menjanjikan.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data