Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 14/XXXII/02 - 8 Juni 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Apa kabar Eksportir?

Ekspor Indonesia masih akan seret dalam jangka pendek. Lebih dari 200 eksportir terkemuka negeri ini melihat ekspor tiga bulan ke depan masih sulit. Sepertiga dari mereka bahkan menyatakan nilai penjualan ke luar negeri akan turun. Sedangkan untuk jangka panjang, pengiriman barang ke luar Indonesia akan stagnan. Mereka memprediksi kinerja ekspor akan tetap mandek dalam setahun ke depan.

Perkiraan itu didapat dari survei indeks kepercayaan eksportir jangka pendek dan panjang yang dilakukan Castle Asia/Jasa Cita. Pada kuartal mendatang, kepercayaan eksportir akan turun tajam. Padahal, pada kuartal IV 2002, kepercayaan ini masih meningkat. Selain itu, setengah dari eksportir tak bisa mencapai target pendapatan Januari-Maret 2003. Namun, sampai akhir tahun, rencana pendapatan dan laba yang sudah dipatok tahun ini mungkin masih bisa diraih.

Nilai rupiah yang menguat tentu sangat berpengaruh pada pencapaian itu. Sebagian eksportir mengatakan bahwa kurs Rp 8.500 per dolar AS adalah titik kritis. Kalau menguat lagi, itu bisa mengancam daya saing mereka. Jumlah perusahaan yang akan terpengaruh penguatan rupiah ini mencapai 43 persen. Dampak lebih buruk terjadi pada tenaga kerja. Gara-gara penguatan rupiah, jumlah perusahaan yang berencana mengurangi pegawainya meningkat dari 52 persen menjadi 62 persen pada kuartal I 2003.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data