|
PERSOALAN Aceh tampaknya semakin merepotkan bangsa ini, yang tengah berusaha bangkit dari keterpurukan. Agenda para petinggi negara banyak terserap oleh masalah ini. Segala upaya perdamaian pemerintah RI dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sudah dilakukan, tapi hasilnya sia-sia. Sebab, sesungguhnya GAM tidak menghendaki opsi selain merdeka.
Upaya GAM untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan RI, di samping mengkhianati konstitusi, menurut Prof. Dr. Teuku Ibrahim Alfian (staf pengajar Universitas Gadjah Mada), juga mengkhianati para ulama ahli sunnah wal jamaah Aceh. Sebab, ulama Aceh telah memproklamasikan diri untuk berdiri di belakang pemerintah RI.
Selain itu, selama ini GAM mengingkari berbagai perjanjian dan kesepakatan yang telah dibuat. Karena itu, aneh kalau pihak pemerintah masih saja memberikan toleransi kepada GAM.
A. FAWZIAH
Jalan Rengas III/64
Ciputat, Jawa Barat
|