Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 13/XXXII/26 Mei - 01 Juni 2003
   
Luar Negeri

PBB Mengirim Pasukan Tambahan

Masyarakat internasional mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar segera mengirim pasukan tambahan ke Kongo. Tujuannya, untuk mencegah pertumpahan darah yang lebih besar dalam konflik suku Hema dan suku Lendu di daerah Ituri. Sejak perang saudara pada tahun 1999, sudah lebih dari 10 ribu orang tewas dan 500 ribu orang mengungsi. Hamadoun Toure, juru bicara PBB di Kongo, menyatakan bahwa hingga minggu lalu sekitar 280 orang diperkirakan meninggal dalam bentrokan bersenjata di Kota Bunia.

Amnesti International di London dan Human Rights Watch di New York kemudian berkirim surat ke seluruh anggota Dewan Keamanan PBB. Mereka merasa prihatin atas ancaman kematian terhadap warga sipil, walau dalam situasi gencatan senjata. Surat itu segera berbalas. Inggris, Prancis, dan Afrika Selatan sudah bersetuju mengirimkan pasukan tambahan di bawah bendera PBB. Saat ini, pejabat militer Prancis sedang mengkalkulasi segala sesuatu yang diperlukan dalam misi perdamaian tersebut.

Rommy Fibri (AFP, Arabic News, CNN, Guardian)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data