PBB Mengirim Pasukan Tambahan |
Masyarakat internasional mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar segera mengirim pasukan tambahan ke Kongo. Tujuannya, untuk mencegah pertumpahan darah yang lebih besar dalam konflik suku Hema dan suku Lendu di daerah Ituri. Sejak perang saudara pada tahun 1999, sudah lebih dari 10 ribu orang tewas dan 500 ribu orang mengungsi. Hamadoun Toure, juru bicara PBB di Kongo, menyatakan bahwa hingga minggu lalu sekitar 280 orang diperkirakan meninggal dalam bentrokan bersenjata di Kota Bunia.
Amnesti International di London dan Human Rights Watch di New York kemudian berkirim surat ke seluruh anggota Dewan Keamanan PBB. Mereka merasa prihatin atas ancaman kematian terhadap warga sipil, walau dalam situasi gencatan senjata. Surat itu segera berbalas. Inggris, Prancis, dan Afrika Selatan sudah bersetuju mengirimkan pasukan tambahan di bawah bendera PBB. Saat ini, pejabat militer Prancis sedang mengkalkulasi segala sesuatu yang diperlukan dalam misi perdamaian tersebut.
Rommy Fibri (AFP, Arabic News, CNN, Guardian)
|