Wajah Lama, Pemerintahan Baru |
Pemilu di Belgia kembali mengantarkan Guy Verhofstadt ke kursi perdana menteri. Di bawah dukungan koalisi Partai Liberal dan Sosialis, Verhofstadt akan memimpin Belgia untuk kedua kalinya selama empat tahun ke depan. Koalisi Partai Liberal dan Sosialis menguasai 99,43 persen suara dalam pemilu tersebut. Di parlemen, mereka menyabet 97 dari 150 kursi yang tersedia. Naiknya bekas Presiden Partai Nasional Liberal ini cukup mengejutkan mengingat sejumlah kebijakannya yang kontroversial dan membingungkan rakyat Belgia.
Misalnya, suntik mati (euthanasia), mariyuana, serta pernikahan gay. "Hasil pemilu ini optimal karena mereka merasakan pemerintahan kami bekerja dengan baik," kata Verhofstadt. Kelompok Kristen Demokrat, yang pernah mendominasi kancah politik di Belgia, kalah telak kali ini. Padahal pada pemilu tahun 1999 mereka menang di Flanders dan Wallonia. Sementara itu, Partai Hijau, rekan koalisi Verhofstadt lainnya, kehilangan sembilan kursi di Flanders dan 7 dari 11 kursi di Wallonia. Meski begitu, Verhofstadt tetap menggandeng kelompok hijau ini dalam kabinetnya.
Rommy Fibri (AFP, Arabic News, CNN, Guardian)
|