Jenderal Tommy Franks Pensiun |
Pemimpin pasukan Amerika Serikat dalam perang di Afganistan dan Irak, Jenderal Tommy Franks, memutuskan untuk pensiun dari dinas kemiliteran pada musim panas ini. Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld mengumumkan keputusan Franks itu pada Kamis pekan lalu.
Menurut Rumsfeld, Franks memberitahukan niatnya untuk mengundurkan dari dari jabatan Panglima Komando Sentral beberapa pekan mendatang. "Dia mengabdi kepada negara dengan keistimewaan luar biasa. Saya sendiri merasa mendapat hak istimewa bekerja begitu dekat dengannya dalam beberapa bulan terakhir ini," katanya.
Karena perannya di Irak, Franks kini justru terancam menghadapi gugatan atas tuduhan kejahatan perang. Seorang pengacara Belgia, Jan Fermon, yang mengaku mewakili sekelompok warga Irak dan Yordania yang tinggal di Belgia, mengajukan gugatannya ke pengadilan dua pekan lalu. Berdasarkan undang-undang yang berlaku di negeri itu, pengadilan memang bisa menghukum tersangka kejahatan perang tanpa melihat tempat kejahatan itu terjadi.
Rommy Fibri (AFP, Arabic News, CNN, Guardian)
|