|
Pencemaran limbah aki bekas yang mengandung logam timah hitam, asam sulfat, dan plastik yang masuk kategori B3 jelas tak bisa diremehkan begitu saja. Seseorang yang terkontaminasi timah hitam (Pb), misalnya, akan menderita gejala-gejala seperti pusing kepala, kejang perut, mual, gangguan ginjal, pegal-pegal di tangan dan kaki, gangguan saraf, penurunan tingkat kecerdasan, dan depresi mental pada anak-anak. Bahkan, jika kandungan timah hitam itu merasuk ke dalam darah, akan mengakibatkan anemia, mengurangi fungsi reproduksi, dan rentan gondok.
Dalam surat keputusannya pada 1998, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) menetapkan sejumlah sektor kerja yang termasuk penghasil limbah B3. Mencakup bisnis percetakan, bengkel, cuci cetak film, pengumpul minyak pelumas, penyamakan kulit, rumah sakit tipe C dan D, laboratorium, pengelola pestisida kedaluwarsa, dan binatu (laundry and cleaning). Padahal kontrol pemerintah atas ketersediaan pengolahan limbah B3 masih sangat longgar.
Akibat limbah B3, ''Air sumur berbau busuk dan kotor serta tidak layak dikonsumsi,'' kata Muchamad Sakir, warga Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Pasuruan, Jawa Timur. Dampaknya, ''Kami sering terserang gatal-gatal," ujarnya sambil menunjukkan lengannya yang gatal-gatal. Selain itu, rasa mual, batuk, dan pening acap kali menyergap. Itulah sebabnya banyak warga yang memperdalam sumurnya dari 13 meter menjadi 17 meter sebagai salah satu alternatif pencegahan.
Kontaminasi akibat B3 itu sepertinya tak hanya menyerang manusia, tapi juga tumbuhan dan hewan. Rasiman, 57 tahun, tetangga Sakir yang sehari-harinya bertani, terpaksa mengairi sawahnya dengan air sungai yang dialiri limbah itu. Ia pening bukan kepalang manakala mendapati panenan padinya sangat jauh menurun. Sebelumnya, satu petak sawah mampu menghasilkan padi satu ton. Kini paling-paling hanya lima kuintal. ''Daun padi menjadi kuning, dan bulirnya tak berisi,'' katanya.
Tak hanya itu, masih kata Rasiman, hewan-hewan ternak miliknya dan para petani lain pun banyak yang mati. ''Ayam dan kambing mati karena minum air sungai tersebut,'' katanya.
Rommy Fibri, Levi Silalahi, Bibin Bintariadi (Pasuruan)
|