Kontroversi John F. Kennedy |
BOLEH dikatakan hampir tak ada kisah hidup dan mati Presiden Amerika Serikat pada abad ke-20 yang selalu memancing rasa ingin tahu selain kisah John Fitzgerald Kennedy (1917-1963). Pada 22 November 1963, ketika baru saja melewati seribu hari pertamanya di Gedung Putih, ia tewas tertembak di atas mobil dalam sebuah arak-arakan di Dallas, Texas. Hingga kini belum ada kata putus soal bagaimana presiden flamboyan itu tertembak. Ada yang meyakini bahwa sang pembunuh, Lee Harvey Oswald, bergerak sendiri. Tapi tak sedikit pula yang yakin ada konspirasi di belakang penembakan itu.
Buku terbaru karya Robert Dallek, sejarawan Boston University, An Unfinished Life: John F. Kennedy, 1917-1963, ini segera mengundang rasa ingin tahu, khususnya khalayak AS. Berangkat dari berbagai dokumen eksklusif keluarga Kennedy, Dallek berusaha merekonstruksi ulang kehidupan JFK. Ada beberapa temuan terbaru dalam buku Little Brown & Company ini. Tapi, menurut seorang pembaca dari Ambler, AS, buku ini masih di bawah standar Dallek yang sesungguhnya karena banyak berisi kabar angin dan berbagai pengulangan. "Setelah 40 tahun mati terbunuh, JFK kembali dibunuh untuk kedua kalinya."
|