Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 13/XXXII/26 Mei - 01 Juni 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

BPPN Gigit Jari

APA yang dikhawatirkan para pengamat kini sudah jadi kenyataan. Konsorsium Asia Financial Indonesia, yang menang dalam tender penjualan 51 persen saham Bank Danamon, bersikukuh mendapatkan dividen Bank Danamon periode September 2002-Mei 2003. Padahal Deputi Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Bidang Restrukturisasi Perbankan, I Nyoman Sender, menyatakan bahwa pihaknya ingin agar dividen Bank Danamon itu menjadi milik BPPN.

Perundingan untuk menentukan sales and purchase agreement (SPA) antara BPPN dan Asia Financial berlangsung alot sejak Selasa hingga Rabu pagi pekan lalu di Hotel Grand Hyatt, Jakarta. Toh, Asia Financial berada di atas angin karena, dalam rapat umum pemegang saham Bank Danamon, para pemegang saham hanya bersedia membagi sisa dividen tahun 2002 sebesar Rp 102,883 miliar atau setara dengan Rp 20,6 per lembar saham. Selain itu, disepakati, bila BPPN masih memiliki 10-20 persen saham Danamon, lembaga itu berhak menempatkan dua orang wakilnya di jajaran direksi.

Dengan begitu, kandaslah upaya pemerintah untuk meminta dividen saham Bank Danamon selama tahun 2003. Padahal Ketua BPPN Syafruddin Temenggung sempat merilis siaran pers yang isinya mengatakan bahwa BPPN berhak mendapat dividen secara tunai dari laba bersih Bank Danamon sampai akhir 2002, yang besarnya mencapai Rp 563,3 miliar.

Analis perbankan Mirza Adityaswara berpendapat, seharusnya Asia Finance memberikan dividen Bank Danamon selama lima bulan pada tahun 2003 kepada pemerintah. Selain itu, diingatkannya bahwa Asia Finance telah mendapat harga yang murah saat membeli saham Danamon, yakni hanya sekitar 1,27 nilai bukunya.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data