BPS: Pertumbuhan Naik 2,04 Persen |
INI berita bagus. Untuk kuartal pertama tahun 2003, ekonomi Indonesia selamat dari serangan virus SARS (severe acute respiratory syndrome). Badan Pusat Statistik mencatat, sepanjang periode itu ekonomi tumbuh sehat karena meningkat 2,04 persen dari kuartal akhir 2002. Dan menurut laporan Badan Pusat Statistik, pertumbuhan itu terpicu oleh perkembangan di sektor pertanian, perdagangan, pengangkutan, keuangan, dan jasa.
BPS juga memastikan, serangan virus SARS belum memberi dampak berarti bagi pertumbuhan ekonomi. Bahkan perdagangan, hotel, dan restoran, yang menyumbang 0,63 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) total, masih tumbuh 0,47 persen dibanding kuartal akhir tahun silam.
Menurut Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, La Ode Syafiuddin, musim panen pada kuartal pertama ini telah mendorong sektor pertanian tumbuh 15,56 persen. "Padahal sektor lain cuma naik 1 persen," ujarnya pekan silam.
La Ode menambahkan, faktor pendorong utama sektor pertanian adalah naiknya subsektor tanaman bahan makanan sekitar 52,42 persen dan subsektor peternakan 0,92 persen. Sementara itu, subsektor perkebunan, kehutanan, dan perikanan masing-masing turun 33 persen, 1,14 persen, dan 11,96 persen. Dia juga berpendapat, pertumbuhan ekonomi kuartal pertama itu bisa lebih tinggi jika ditopang aktivitas industri pengolahan. "Sektor itu justru turun 0,06 persen," ujarnya.
|