Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 13/XXXII/26 Mei - 01 Juni 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Dijual, Saham BPPN di Lippo

BADAN Penyehatan Perbankan Nasional berencana menjual 51 persen dari 59,25 persen saham miliknya di PT Bank Lippo Tbk. Deputi Ketua BPPN Bidang Restrukturisasi Perbankan, I Nyoman Sender, mengatakan bahwa rencana itu baru akan dilaporkan kepada Komisi Keuangan dan Perbankan DPR pada Kamis pekan ini. Penjualan saham pemerintah itu akan dilakukan setelah transaksi divestasi PT Bank Danamon selesai.

Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) Herwidayatmo menegaskan, kasus laporan ganda keuangan Bank Lippo yang menghebohkan itu tidak akan mempengaruhi rencana penjualan saham bank yang sebagian besar dikuasai BPPN ini. "Yang salah kan manajemennya, bukan bank secara institusi," katanya. Saat ini Bapepam masih memeriksa nasabah dari sekitar 46 perusahaan efek yang terkait dengan Lippo—satu dari serangkaian pemeriksaan atas kasus Lippo. Sebelumnya, Bapepam sudah memeriksa 24 perusahaan efek.

Adapun perihal aset Lippo yang diambil alih (AYDA), Ketua BPPN Syafruddin Temenggung menegaskan bahwa soal itu sudah dijelaskan berkali-kali. Dalam rapat umum pemegang saham sebelumnya, BPPN telah memutuskan untuk menunda penjualan aset bank yang nilainya sekitar Rp 2,6 triliun itu. BPPN saat ini masih menunggu laporan keuangan Bank Lippo per Desember 2002, termasuk audit terhadap aset tersebut.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data